This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Astronomi. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Oktober 2010

Uji Hipotesis Statistik

Uji Hipotesis

Pendahuluan

Ilmu statistic inferencial adalah kategori yang kedua dalam prosedur statistic, kategori pertama dalah ilmu statistic deskriptif.dibawah ilmu statistic inferencial, ada dua topic yang dibahas . pertama, etimsi nilai –nilai populasi, yang digunakan dalam pengambilan pengambilan sampel. Kedua, uji hipotesis statistic, walaupun ada dua pendekatan uji hipotesis,ang lebih mapan adalah pendekatan klasik atau teor pengambilan sampel. Ilmu statistik klasik dapat ditemukan di semua buku statistic utama dan digunakan secara luas dlam aplikasi riset. Pendekatan ini menyajikan suatu pandangan yang obyektif mengenai probabilitas dimana pengambilan keputusan terletak sepenuhnya pada analisis data pengambilan sampel yang tersedia. Sebuah hipotesis ditetapkan ; hipoteseis tersebut ditolak atau gagal di tolak, berdasarkan data sampel yng dikumpulkan.

Pendekatan kedua dikenal sebagai ilmu statitik Bayesian, ang merupakan perluasan dari pendekatan klasik. Statistic bayesian juga menggunakan data pengmbilan sampel, tetapi dapat mempertimbangkan informasi lain yang tersedia di luar data sampel tersebut.

Signifkansi statistic

Dalam pendekatan statistic klasik,kita menerima atau menolak suatu hipotesis berdasarkan informasi pengambilan sampel saja. Oleh karena sampel berbeda dari populasinya, kita harus menilai apakah perbedaan tersebut signifikan atau tidak signifikan secara tatistik. Sebuah perbedaan dikatakan mempunyai signifikansi statistic apabila ada alasan yang bagus untuk percaya bahwa perbedaan tersebut tidaj hanya mewakili fluktuasi sampel acak saja.

Logika uji hipotesis

Dalam signifikansi klasik, terdapat dua jenis hipotesis yang digunakan.hipotesis nol yang digunakan untuk pengujian, merupakan pernyataan bahwa tidak ada perbedaan diantara parameter (sebuah ukuran yang diambil oleh sensus atas populasi atau pengukuran sebelumnya atas suatu sampel populasi) dan angka statistic yang sedang dibandingkan dengan nya (sebuah ukuran dari sampel yang ditarik dari popukasi)

Hipotesis alternative

Jenis-jenis hipotesis alternative ini berhubungan dengan uji dua-arah dan uji satu-arah. Uji dua-arah (two-tailed test), atau uji tanpa arah ,

Uji satu arah ,atau uji arah,menempatkn keseluruhan probabilitas dari hasil yang tidak mungkin kedalam arah yang ditetapkan oleh hipotesis alternative.

Ketika eror tipe I (α) dlakukan, maka hipotesis nol yang seharusnya benar ditolak orang yang tidak bersalah kn di hukum secara tidak adil. Nilaina disebut tingkat signifikansi dan merupakan probabilitas untuk menolak hipotesis nol yang benar. Dengan eror tipe II (β),seseorang gagal untuk menolak hipotesis nol yang salah.

Prosedur uji statistic



  1. Nyatakan hipoteis nol.
  2. Pilih uji stastistiknya.
  3. Pilih tingkat signifikansi yang diinginkan.
  4. Perhitungan nilai perbedaan yang dihitung.
  5. Dapatkan nilai uji kritis.
  6. Interprestasikan hasil pengujian.
Nilai probabilitas (Nilai p )

Nilai p adalah probabilitas sampel yang diamati mempunyai nilai ekstrim,atau lebih ekstrim daripada, nilai yang benar-benar diobservasi, seandainya hipotesis nol itu benar.area ini menggambarkan probabilitas eror tipe I yang harus diasumsikan apabila hipotesis nol ditolak. Nilai p dibandingkan dengan tingkat signifikansi (α),dan dijadikan sebagai dasar untuk menolk atau menerima hipotesis nol. Jika nilai p kurang dari tingkat signifikansi,mk hipotesis nol ditolak ( jika nilai p < α,tolak hipotesis nol). Jika p lebih besar dari atu sama dengan tingkat signifikansi, maka hipotesis nol tidak ditolak (apabila nilai p > α, jangan menolak hipotesis nol).

Uji signifikansi

Jenis-jenis pengujian

Ada dua kelompok umum uji signifikansi : parametric dan nonparametric. Uji parametric lebih kuat krena datanya diambil dari pengukuran interval dan rasio. uji nonparametric digunakan untuk menguji hipotesis dengan data nominal dan ordinal. asumsi untuk uji parametrik menckup yang berikut ini :

Observasi harus bebas/independen –yaitu, seleksi satu kasus manapun tidak boleh mempengaruhi peluang bagi kasus lain manapun untuk disertakan dalam sampel.

Rabu, 07 April 2010

Komet Hyakutake

[Komet Hyakutake
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari


Komet Hyakutake pada 25 Maret 1996.
Komet Hyakutake (kode resmi: C/1996 B2) adalah sebuah komet yang ditemukan pada 30 Januari 1996 oleh seorang pengamat astronomi amatir asal Jepang, Yuji Hyakutake. Komet ini melintasi Bumi dalam jarak yang sangat dekat pada Maret tahun tersebut (paling dekat pada 25 Maret), salah satu lintasan komet yang terdekat dalam 200 tahun, sehingga tampak terang dan dapat dilihat oleh banyak orang di sepanjang dunia.
Hasil penelitian ilmiah terhadap komet ini menunjukkan adanya emisi sinar-X dari komet tersebut; pertama kalinya sebuah komet diketahui melakukan hal tersebut. Selain itu, Hyakutake adalah komet dengan ekor terpanjang yang diketahui hingga kini.
Hyakutake adalah sebuah komet periode panjang. Sebelum perjalanannya melewati tata surya, periode orbitnya mencapai sekitar 15.000 tahun, namun pengaruh gravitasi dari planet-planet raksasa (atau "raksasa gas," yang terdiri dari Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus) telah meningkatkannya hingga 72.000 tahun.

Komet


Komet

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari


Komet Hale-Bopp
Komet adalah benda angkasa yang mirip asteroid, tetapi hampir seluruhnya terbentuk dari gas (karbon dioksida, metana, air) dan debu yang membeku. Komet memiliki orbit atau lintasan yang berbentuk elips, lebih lonjong dan panjang daripada orbit planet. Komet yang cerah pastinya menarik perhatian ramai.

[sunting] Ciri fisik

Ketika komet menghampiri bagian-dalam Tata Surya, radiasi dari matahari menyebabkan lapisan es terluarnya menguap. Arus debu dan gas yang dihasilkan membentuk suatu atmosfer yang besar tetapi sangat tipis di sekeliling komet, disebut coma. Akibat tekanan radiasi matahari dan angin matahari pada coma ini, terbentuklah ekor raksasa yang menjauhi matahari.
Coma dan ekor komet membalikkan cahaya matahari dan bisa dilihat dari bumi jika komet itu cukup dekat. Ekor komet berbeda-beda bentuk dan ukurannya. Semakin dekat komet tersebut dengan matahari, semakin panjanglah ekornya. Ada juga komet yang tidak berekor.

[sunting] Ciri orbit

 

Komet mempunyai orbit berbentuk elips. Perhatikan ia mempunyai dua ekor
Komet bergerak mengelilingi matahari berkali-kali, tetapi peredarannya memakan waktu yang lama. Komet dibedakankan menurut rentangan waktu orbitnya. Rentangan waktu pendek adalah kurang dari 200 tahun dan rentangan waktu yang panjang adalah lebih dari 200 tahun. Secara umumnya bentuk orbit komet adalah elips. coma adalah daerah kabut yang di sekeliling inti komet.

Selasa, 06 April 2010

Komet Lulin, si Hijau yang Mendekati Bumi

Komet Lulin, si Hijau yang Mendekati Bumi
Ditulis oleh ivie pada 2/06/09 • Kategori Komet •
[Translate]
Tahun 1996, seorang bocah laki-laki di China melihat sesuatu lewat eyepiece teleskop kecilnya. Sesuatu yang mengubah seluruh hidupnya. Yang ia lihat saat itu adalah sebuah komet dengan nyala yang indah, terang dan mengepulkan asap pada ekornya. Saat itu, si bocah megira dialah satu-satunya yang melihat dan menemukan keajaiban itu. Namun ia kemudian mengetahui sudah ada orang lain yang lebih dahulu menemukannya. Kedua orang itu bernama Hale dan Bopp. Dan mereka telah mengalahkannya. Walau kecewa, Quanzhi Ye muda bertekad untuk menemukan kometnya sendiri suatu saat nanti.

Senin, 05 April 2010

Komet Encke


Komet Encke

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Langsung ke: navigasi, cari
Komet Encke (secara resmi dinamai 2P/Encke) adalah sebuah komet periodik dengan periode 3,3 tahun, dinamai menurut Johann Franz Encke, yang melalui studi kerasnya pada orbit komet tersebut dan melalui banyak perhitungan dapat menghubungkan pengamatan terdahulu pada 1786 (2P/1786 B1), 1795 (2P/1795 V1), 1805 (2P/1805 U1) dan 1818 (2P/1818 W1) pada satu obyek yang sama. Pada 1819 ia menerbitkan kesimpulannya pada jurnal Correspondance astronomique, dan memprediksi dengan tepat kemunculan sang komet pada 1822 (2P/1822 L1).
Dari penyebutan nama resminnya, dapat diketahui bahwa Encke adalah komet periodik kedua yang ditemukan setelah Komet Halley (yang dikenal juga sebagai 1P/Halley). Tidak seperti biasanya, komet Encke dinamai berdasarkan orang yang berhasil menghitung orbitnya dan bukan yang menemukannya (Pierre Méchain).